Sabtu, 17 September 2016

Lelaki Syahdu

Lelaki Syahdu
(untukmu: Amin Jajatero)
..
hay sam....
kaukah itu?
dipojok masjid bersarung jingga
.
hay sam....
kaukah itu?
Mendampingi hari-hariku.
tidakkah kau ketahui,
bahwa besok Tuhan akan meletakkanmu disepertiga kekeluargaan yang baru.
.
hay sam.....
kaukah itu?
lelaki ujung yang
Tuhan Tanggalkan
sebab keberadaanku.

(ROSIDAH... bukan HAYATI)

(ROSIDAH... bukan HAYATI)
Oleh: Nay Juireng Dyah Jatiningrat
kamis. 28 juli 2016
;bukan lagi tenggelamnya
kapal Van.der.Wijck
tapi kapal yang tenggelam dipantai batu layar johor Malaysia."

Rosidah,
perempuan desa dengan nama sederhana yang kurang terdengar
Dalam perayaan Maulid, sholawat Diba' dan Berzanji dilantunkan bersama-sama
sedang kali ini,
namamu seperti pilihan Sholawat yang kerap sekali terdengar
menyatukan Manusia dengan isak tangis religius.
mengingatkan tembang pasrah pada ajal penjemputan.
Rosidah,
perempuan sederhana dengan usia dua puluh delapan Tahun
meninggal dengan kejadian miris yang tragis.
meninggal membawa sandang sebagai TKI
TKI yang gagal sebab pulang dengan kematian
tetapi merdeka sebab jenazah pulang dengan beratapkan terpal
yah... dirimu Rosidah menjadi tampilan-tampilan Televisi dalam kamar..
Rosidah,
perempuan desa korban bencana
menjadi TKI selama 2 Tahun.
Perempuan yang Tenggelam bersama
Kapal Layar Johor Malaysia.
Rahman setialah seperti Zainuddin..

Pesan untuk para mantan (P)acar

Pesan untuk para mantan (P)acar
bila ada bahasa:
dibelakang lelaki sukses, pasti ada perempuan hebat dibelakangnya..
maka tambahan dariku adalah
"Perempuan Hebat tak mau lelakinya gagal sukses".

merdekalah...
buat saya menyesal sudah menyia-nyiakanmu.

Kekasihku...

Kekasihku...
seandainya kau bukan kekasihku
pasti aku berkasih dengan kekasih-kekasih lain....
karena dirimu kekasihku
maka dari itu
aku berkasih dengan kasihmu kekasihku

Kepada: LELAKI MASA LALUKU

Kepada: LELAKI MASA LALUKU
(Nay Juireng Dyah Jatiningrat _MU)
teruntukmu....
Lelaki yang pernah singgah dihatiku, yang meyakinkan dirinya untuk menjadi kekasihku.
Yang karena senyumku, terasa teduh perasaanya. Yang karena tatapannya aku merasa teduh.
.....
Adalah cinta yang mengubah jalannya waktu,
Karena cinta, aku merasa waktu terbagi dua denganmu dan rindumu.
meski hanya sepintas suara.
..
Terimakasih karena dirimu pernah singgah di altar kehidupanku, dengan menawarkan cinta, tawa, sakit, dan indahnya mimpi-mimpi masa depan.
Walau akhirnya, dengan beberapa alasan, dirimu memilih untuk pergi.
Sebab itulah, aku menyebut kalian sebagai hidup masa laluku.
..
Hal ini aku tulis, sebagai wujud pengakuanku, bahwa tak mampu aku pungkiri.... terkadang aku masih merindukanmu . Mengingat perhatianmu, dan memeluk erat pesan-pesanmu... Serta janji-janji kita.
..
Bukan aku bermaksud mengabaikan masa depan bersama dirimu wahai kekasih masa laluku...
Apa hendak dikata, ketika kita harus mundur dengan banyaknya alasan.
..
Terimakasih...
Yang tanpa diminta, dirimu bersedia hadir dalam kehidupanku. Mengusahakan tawa, ketika aku sedang tak mampu tertawa. Menemaniku menjalani hari demi hari. Dan selalu ada untuk menawarkan pelukan ketika aku merasa terlalu lelah mengejar impian.
..
Setelah apa yang terjadi diantara kita, rasanya tak ada hal lain yang layak untuk aku sampaikan, selain "dirimulah istimewa"
..
Terimakasih...
Semoga dirimu selalu bahagia. Entah bersama siapapun sekarang.
Hal yang terindah darimu, sangat sayang untuk aku lupakan. Izinkan aku untuk mengabadikan semua tentangmu.

TER TANGGALKAN

Thapki.....
Aku adalah Rindu yang kau Tinggalkan
...
jenguklah aku
barang kali aku sedang sakit...

Thapki..

Thapki..


Thapki...
Kita berasal dari identitas keluarga
..
Bila kemarin Lelaki bagiku adalah dia yang bisa membuat puisi lalu membacakannya untukku..
..
Maka kali ini
dirimu adalah puisi yang tak akan henti-hentinya aku baca.